Terbuka lebar celah yang selama ini tertutupi peran senang, sedih, tak karuan rupa
Sisi gelap seorang manusia yang kadang tak ia sadari betapa banyak korban yang melanda
Benak pun bertanya bagaimana jiwa itu merasuk raga.
Mungkinkah kekonyolan yang hanya alasan belaka yang terungkap
Beribu cara agar siasat yang kau lempar, berharap manis yang diterima..
Sadis memang, tapi tak mengapa jika di sudut sana akan ada senyum
Sinis? Tipuan? Senang? Tak ada yang tau bahkan si pemilik raga
Bahkan sepotong kata terdengar sadis bagimu sang manusia
Lihatlah, tak selamanya kau akan mampu dengan topeng yang berganti kau pakai..
Lelah..???
Benar..
Tapi, hanya sesaat lelah singgah di lidahmu..
Peran yang baru siap dijalani tanpa adanya logika yang menemani..
Mata-mata itu tau..
Dia lelah, tapi tak tahu bagaimana caranya lepas. Sadar. Mungkin hanya sejenak.
Sorak polos akan menunggu di ujung sana, tanpa beban.
Hanya senang..
Sisi gelap seorang manusia yang kadang tak ia sadari betapa banyak korban yang melanda
Benak pun bertanya bagaimana jiwa itu merasuk raga.
Mungkinkah kekonyolan yang hanya alasan belaka yang terungkap
Beribu cara agar siasat yang kau lempar, berharap manis yang diterima..
Sadis memang, tapi tak mengapa jika di sudut sana akan ada senyum
Sinis? Tipuan? Senang? Tak ada yang tau bahkan si pemilik raga
Bahkan sepotong kata terdengar sadis bagimu sang manusia
Lihatlah, tak selamanya kau akan mampu dengan topeng yang berganti kau pakai..
Lelah..???
Benar..
Tapi, hanya sesaat lelah singgah di lidahmu..
Peran yang baru siap dijalani tanpa adanya logika yang menemani..
Mata-mata itu tau..
Dia lelah, tapi tak tahu bagaimana caranya lepas. Sadar. Mungkin hanya sejenak.
Sorak polos akan menunggu di ujung sana, tanpa beban.
Hanya senang..
Semoga..






Tidak ada komentar:
Posting Komentar